Home / Jawa Tengah / Demak / 7 Destinasi Wisata Menarik Yang Sayang Uuntuk Dilewatkan Saat Di Jawa Tengah

7 Destinasi Wisata Menarik Yang Sayang Uuntuk Dilewatkan Saat Di Jawa Tengah

Jawa Tengah, merupakan salah satu provinsi yang berada di antara provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur. Seperti daerah lainnya, Jawa tengah juga mempunyai potensi wisata yang tak kalah menarik untuk dikunjungi. Mulai dari wisata alam hingga wisata bermain yang akan memberikan banyak hal yang menakjubkan. Jawa Tengah banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai penjuru kota. Didukung dengan adanya beragam fasilitas menjadikan setiap objek wisata menjadi kian banyak diminati wisatwan.




Berikut ada 7 destinasi wisata menarik yang bisa kita kunjungi saat berlibur ke Jawa Tengah:

1.Pulau Cemara Kecil Karimunjawa

Karimunjawa, pulau indah yang berada di pesisir Laut Utara Jawa tepatnya di Kabupaten Jepara ini mempunyai pesona dan panorama yang menawan. Lautnya yang jernih memancarkan apa yang ada di dalamnya. Terumbu karang dan ikan-ikan berenang pun bisa kita lihat dengan mata telanjang. Pemandangan alam disekitarnya pun juga tak kalah menawan.

Di Karimunjawa sendiri mempunyai banyak destinasi pantai yang indah. Begitu juga dengan 27 pulau disekitar Karimunjawa seperti Pulau Cemara Besar, Pulau Cemara Kecil, Pulau Kemujan, Pulau Nyamuk, Pulau Parang, Pulau Genting, Pulau Menjangan Kecil, Pulau Menjangan Besar, Pulau Kembar, Pulau Seruni dan masih banyak lagi. Diantara pulau-pulau tersebut ada yang berpenghuni dan dominan tidak berpenghuni.

Pulau Cemara Kecil menjadi salah satu contoh pulau yang tidak berpenghuni, pulau ini memiliki destinasi wisata pantai yang indah. Kita bisa menempuhnya dengan menggunakan kapal dari Pulau Karimunjawa. Dinamakan Cemara Kecil lantaran di kawasan pulaunnya terdapat banyak pohon cemara yang sangat rindang. Sama-sama memiliki hutan cemara namun, hutan cemara di Pulau Cemara Kecil lebih kecil/sedikit dibandingkan dengan Pulau Cemara Besar. Itulah mengapa pulau cantik ini diberi nama Pulau Cemara Kecil.

Selain mempunyai hutan cemara, pulau ini juga memiliki pantai dengan pasir putih yang lembut. Air lautnya jernih sehingga, akan tampak pemandangan bawah laut dari atas perairan. Pantainya yang dangkal juga memungkinkan kita untuk berenang, diving maupun snorkeling. Dengan menyelam atau tidak, kita tetap bisa menikmati pemandangan bawah laut yang indah. Terumbu karang yang memukau dan ikan-ikan akan nampak dengan jelas. Karena tidak berpenghuni, pantai yang membentang di kawasan pulau seluas 1,5 hektar ini masih sangat bersih, terjaga keberadaannya dan tidak ada satupun sampah yang berceceran dimana-mana.



 

2. Museum Ranggawarsita Semarang

Museum Ranggawarsito merupakan museum bersejarah yang berisi warisan dan benda budaya Jawa Tengah. Museum bersejarah di Semarang ini didirikan pada 5 Juli tahun 1989 di atas tanah seluas 2 hektar. Dari pusat Kota Semarang sekitar 8 km atau sekitar 30 menit perjalanan. Museum bergaya rumah joglo ini dibangun dengan arsitektur Ir. Totok Rusmanto ini sudah mempunyai 50.000 koleksi dari zaman prasejarah sampai zaman kemerdekaan.

Museum ini dibangun untuk melestarikan kebudayaan Jawa Tengah serta menjadi sarana belajar bagi generasi selanjutnya. Dinamakan Museum Ronggowarsito karena berasal dari nama seorang pujangga Keraton Surakarta Hadiningrat yang karya-karyanya dikenal luas oleh masyarakat Jawa.

Foto: coretanpetualang.wordpress.com

Foto: coretanpetualang.wordpress.com

Foto: planologijuliandevi.blogspot.com

Foto: planologijuliandevi.blogspot.com

 

Museum ini mempunyai 4 gedung yang masing-masing menyimpan sejarah tersendiri. Gedung A terdapat sejarah Geologi dan Geografi berupa bebatuan, meteorit, mineral, batuan alam, batu mulia, stalagtit dan stalagmite. Paleontologi (zaman purba) berupa fosil kayu, bebatuan, tulang hewan dan hewan langka yang diawetkan. Gedung B berisi peninggalan budaya dan kerajinan dari peradaban Hindu Budha dan Islam. Wahana batik dan keramik yang dipamerkan dengan diorama dan patung.

Gedung C berisi ruang sejarah perjuangan Jawa Tenga berikut dengan koleksi senjatanya. Ruang koleksi teknologi, kerajinan tradisional, teknologi industry dan transportasi derta kerajinan rumahan. Gedung D berisi tentang pameran pembangunan, numistik, heraldic, tradisi nusantara, ruang intisari dan hibah. Dan yang terakhir ruang kesenian yang memamerkan beragam kesenian nusantara dari berbagai daerah.






 

3. Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak dulu merupakan tempat beribadah para Walisongo saat menyiarkan agama Islam di tlatah Jawa. Masjid Agung juga merupakan masjid tertua yang ada di Indonesia. Masjid ini telah beberapa kali direnovasi namun penyangga/ saka masih tetap utuh tersimapan di Museum Masjid Agung Demak. Konon, salah satu saka merupakan buatan Walisongo yang dibuat dari serpihan kayu. Itulah mengapa dinamakan saka tatal.

Masjid Agung Demak dibangun oleh Raden Patah (raja pertama Kesultanan Demak) bersama para Walisongo pada abad ke-15 M. Pembangunan masjid tersebut hanya dikerjakan dalam waktu semalam saja.

Atap Masjid Agung Demak mempunyai empat tiang kayu raksasa yang kokoh dibuat oleh empat wali Wali Songo. Saka sebelah tenggara adalah buatan Sunan Ampel, sebelah barat daya buatan Sunan Gunung Jati, sebelah barat laut buatan Sunan Bonang, sedang sebelah timur laut merupakan sumbangan Sunan Kalijaga.

p_20150711_122034-fileminimizer

Masjid ini mempunyai simbol bulus didalamnya juga berbagai ukiran tulisan Arab. Dan di depan masjid terdapat menara yang tinggi, dulu menara tersebut digunakan untuk mengumandangkan adzan.

20150423_1024351

Masjid Agung Demak, bangunan dengan arsitektur Jawa yang masih menggunakan atap berbentuk limas. Terdapat bangunan utama dengan serambinya yang cukup luas.

Disekitar lokasi masjid juga terdapat beberapa makam para pejuang Islam terdahulu, terdapat kolam wudhu di luar masjid. Selain itu juga terdapat Museum Masjid Agung Demak untuk mengetahui sejarah perkembangan masjid tersebut. Bahkan di museum tersebut Anda juga dapat melihat beberapa kayu bekas bangunan Masjid Agung Demak pada zaman dahulu.

4. Mata Air Senjoyo Salatiga

Mata Air Senjoyo merupakan tempat wisata alam yang berada Desa Tegal Waton, Kabupaten Semarang. Untuk menuju lokasi ini dibutuhkan waktu sekitar 10 menit dari Terminal Tingkir Salatiga, atau sekitar 5 km dari pusat kota Salatiga dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Mata Air Senjoyo terkenal dengan sumber mata airnya  yang sangat jernih. Mata air yang keluar dari Mata Air Senjoyo cukup besar, sehingga sebagian digunakan untuk PDAM dan selebihnya di buang melalui saluran irigasi.

Di lokasi Mata Air Senjoyo ini terdapat beberapa kolam air yang telah dibuat dengan bentuk kotak-kotak. Di mana masing-masing kolam mempunyai kedalaman air yang berbeda. Tersedia kedalaman air yang sedang dan kedalaman air yang cukup dalam. Kita pun bisa memilih kolam sesuai keinginan kita. Sambil berendam maupun berenang kita bisa menikmati kesejukan udara dan kesegaran mata air Senjoyo dengan pemandangan alam yang memanjakan mata.

Untuk anak anak biasanya bermain di sebelah luar dari kolam. Terdapat persawahan yang cukup luas yang ditumbuhi selada air dengan ketinggian air semata kaki. Sehingga anak-anak dapat bermain-main air sambil mencari ikan-ikan kecil di sela bebatuan. Hal ini lah yang paling disukai oleh anak-anak, mereka bisa bermain air sepuasnya juga belajar mengenal hewan.




 

5. Candi Gedong Songo Semarang

 

Candi Gedong Songo merupakan salah satu situs peninggalan sejarah kebudayaan Hindu yang dibangun pada pertengahan abad ke-9. Seperti namanya dulu Candi Gedong Songo berjumlah 9 buah namun, kini hanya tersisa 5 buah dengan posisi yang terpisah cukup jauh. Candi Gedong Songo berada di lereng Gunung Ungaran tepatnya di Dusun Darum, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Kita bisa menempuhnya dari Bandungan sekitar 15 menit dan dari Ambarawa sekitar 40 menit.

 

Candi Gedong Songo dibangun oleh Raja Putera Mandiri pada masa pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno. Dominan dengan adanya arca dewa Hindu dan menggunakan arsitektur bercorak Hindu. Berada pada ketinggian 1.200 mdpl membuat kawasan Candi Gedong Songo mempunyai udara yang dingin hingga kawsannya sering tertutup kabut. Hal ini lah yang kemudian membuat Candi Gedong Songo seperti berada di atas awan.

Udara sejuk dengan pemandangan yang indah akan membuat setiap wisatawan betah berlama-lama menghabiskan waktu di Candi Gedong Songo. Kita bisa mengunjungi semua situs Candi Gedong Songo. Kita juga bisa menikmati hangatnya sumber mata air panas yang masih mengandung belerang, belerang diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Kita bisa mengelilingi kawasan Candi Gedong Songo dengan menaiki kuda. Dan kita pun juga bisa mendirikan kemah di area perkemahan yang telah disediakan.




 

6. Omah Jungkir Waduk Gajag Mungkur Wonogiri

Waduk Gajah Mungkur (WGM) mempunyai daya tarik yang memikat setiap wisatawan. Terlebih lagi kini kawasan objek wisata WGM semakin menambah wahana-wahana baru yang semakin menarik. Salah satu wahana terbaru yang mengundang rasa penasaran para wisatawan adalah Omah Jungkir.

Omah Jungkir merupakan objek wisata untuk berfoto dengan properti terbalik. Semua perabotan rumah disetting terbalik, menempel pada langit-langit rumah. Sehingga, kita seolah akan merasakan sensasi melawan gravitasi begitu memasuki Omah Jungkir. Omah Jungkir sudah ada sejak 15 januari 2017, mengadopsi konsep upside down world seperti di Bandung dan Jogja. Maraknya foto upside down world di media sosial, membuat Omah Jungkir semakin banyak diminati khususnya masyarakat Jawa Tengah. Omah Jungkir diklaim sebagai upside down world pertama di Soloraya.

 

Hingga kini, sudah banyak pengunjung yang mencoba sensasi Omah Jungkir. Pengunjung berfoto dengan berbagai gaya jungkir baliknya yang menarik. Kemudian, mereka menggunggahnya ke media sosial sehingga, Omah Jungkir semakin dikenal dan semakin banyak pengunjung. Bahkan untuk mendapatkan hasil foto yang tepat, di dalam Omah Jungkir terdapat pemandu yang akan membantu kita dalam pengambilan gambar.

Di dalam Omah Jungkir terdapat 4 spot foto seperti dapur, kamar mandi, ruang tamu dan warung bakso mie ayam. Semua perabotan rumah tertata terbalik dengan kemiringan 90 derajat dan 180 derajat. Sehingga, kita akan merasakan seolah berada di atas langit-langit rumah. Kenyataannya, semua perabotan rumah tersebut tepat berada di atas kita.

Pada spot ruang tamu, terdapat tikar, bantal, boneka, vas bunga, tv, meja kecil, laptop, papan catur, jam dinding dan lukisan. Semua menempel pada tembok pada kemiringan yang berbeda. Kita bisa berfoto dengan berbagai gaya melawan gravitasi.

Pada spot dapur, terdapat kompor, panci, kulkas, lemari, blender, magicom, segala perabotan dapur dan isi kulkas. Semua tertata terbaik, menempel tepat di atas kita.



 

7. Taman Kyai Langgeng Magelang

Taman Kyai Langgeng merupakan obyek wisata alam yang memiliki keindahan tersendiri, selain lingkungannya yang asri di tempat ini kita juga dapat menikmati berbagai macam kehidupan flora dan fauna. Obyek wisata alam ini terdapat di daerah Kota Magelang tepatnya di Jl. Cempaka 6 – Magelang Provinsi Jawa Tengah.

Foto: travelmagelang.wordpress.com

Foto: travelmagelang.wordpress.com

Daerah Taman Kyai Langgeng ini pada awalnya merupakan daerah lahan yang kurang produktif dengan disekitarnya terdapat daerah perkuburan dan persawahan yang tandus, kemudian pada tahun 1981 melalui gagasan Drs. H.A. Bagus Panuntun tempat ini diubah menjadi sebuah Taman Bunga dengan luas wilayah kurang lebih 5 Hektar.

Lokasi tempat wisata Taman Kyai Langgeng kurang lebih 1 Km dari pusat Kota Magelang. Dari terminal Magelang, kita menaiki bus Wonosobo yang akan melewati Obyek Wisata Taman Kyai Langgeng. Apabila kita dari Candi Borobudur, untuk menuju ke obyek wisata ini dibutuhkan waktu sekitar 15 menit yang berjarak sekitar 20 Km.

Taman Kyai Langgeng beroperasional setiap hari mulai dari jam 07.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB, adapun harga tiket masuknya bervariasi yaitu untuk hari Senin- Jum’at sebesar Rp8.000,- dan bila hari Sabtu- Minggu & Libur Nasional harganya sekitar Rp12.000,- per orang.

Foto: yogakurnianto.blogspot.co.id

Foto: yogakurnianto.blogspot.co.id

Selain Alamnya yang indah di Taman Kyai Langgeng ini kita dapat juga menikmati beberapa fasilitas wisata yang memanjakan kita, yaitu antara lain perpustakaan yang menyediakan berbagai informasi flora dan fauna serta informasi lainnya, tempat bersantai, tempat olah raga, Camping Ground, hutan wisata dan masih banyak lagi lainnya.

Selamat Berwisata…

Supported by Auto Travel Software
Software Accounting yang dirancang khusus untuk perusahaan Tour & Travel dengan kemampuan dan feature yang memudahkan dalam melaporkan perkembangan bisnis Anda. Juga membantu Anda melakukan pencatatan keuangan dengan mudah, otomatis dan akurat