Home / Jawa / DIY Yogyakarta / 7 Objek Wisata Jogja Yang Mempesona-YOGYAKARTA

7 Objek Wisata Jogja Yang Mempesona-YOGYAKARTA

Berbicara mengenai Jogja seperti tidak ada habisnya untuk dibahas. Potensi pariwisatanya patut diacungi jempol. Berbagai destinasi wisata alam, wisata sejarah, wisata religi, wisata belanja hingga wisata edukasi mampu menjadi magnet bagi para wisatawan. Yogyakarta memang sudah terkenal dengan destinasi wisatanya yang beragam. Sudah banyak wisatawan yang berkunjung ke Kota Pelajar ini baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Tak jarang mereka yang datang tidak hanya satu dua kali saja, mereka sering berwisata ke Jogja lantaran terpikat dengan keindahan dari setiap objek wisata yang mereka kunjungi. Berikut beberapa destinasi wisata yang bisa dicoba saat berwisata di Jogja.

1. Air Terjun Sri Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk memiliki keunikan yang lain dari yang lain. Air terjun ini mengalir dari balik tebing karst setinggi 50 meter. Di bawahnya terdapat bebatuan yang membentuk tangga berundak. Begitu melewati tangga berundak ini, air yang mengalir kemudian menuju kolam penampungan di bawahnya yang merupakan garis sungai. Aliran airnya masih jernih dan segar, sehingga banyak wisatawan yang memanfaatkannya untuk mandi maupun sekedar membasuh badan.

Sekilas air terjun tersebut seperti menyembul dari balik bukit, keindahannya pun juga tidak bisa dipungkiri. Berlokasi di pinggir sungai yang disekelilingnya terdapat perbukitan karst penuh dengan semak dan pepohonan yang asri. Udaranya terasa sangat sejuk dan suasananya tenang. Destinasi wisata ini cocok untuk mengasingkan diri dari kesibukan kota karena, lokasinya jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

2. Museum Monumen Jogya Kembali

Museum Monumen Jogya Kembali adalah sebuah museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang ada di kota Yogyakarta dan dikelola oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Pemberian nama Jogja Kembali yaitu sebagai lambang kembalinya Pemerintahan Republik Indonesia Yogyakarta dari tangan Pemerintahan Belanda pada tanggal 29 Juni 1949. Museum yang berada di bagian utara kota Jogja ini banyak dikunjungi wisatawan khususnya para pelajar. Selain bisa menikmati berbagai benda koleksi kita juga bisa menambah wawasan dan pengetahuan mengenai sejarah Jogja. Museum MONJALI dibangun pada 29 Juni 1985 atas prakarsa Kolonel Soegiarto, selaku Walikotamadya Yogyakarta pada tahun 1983. Pembangunan MONJALI selesai selama empat tahun. Diresmikan oleh Presiden RI waktu itu, Soeharto pada tanggal 6 Juli 1989. Bentuk kerucut dipilih karena menyerupai gunung yang menjadi perlambang kesuburan selain memiliki makna melestarikan budaya nenek moyang  Museum yang berbentuk kerucut setinggi 31 meter ini terdiri dari 3 lantai dan dilengkapi dengan ruang perpustakaan serta ruang serbaguna.

Semua benda koleksi, dipamerkan dalam realia, replika, foto, dokumen, heraldika, evokatif maupun diorama. Sehingga, pengunjung tidak akan merasa bosan saat membaca sejarah demi sejarah. Ruangannya yang cukup luas dan rapi membuat suasana menikmati sejarah menjadi nyaman.

3. Kebun Buah Mangunan

Kebun Buah Mangunan merupakan objek wisata menjelajahi alam, perkebunan serta menambah wawasan baru mengenai perkembangan tanaman kebun. Kebun yang berdiri diatas tanah seluas 23 hektare dengan ketinggian 200 mdpl ini mempunyai suasana yang sejuk sehingga menjadi destinasi wisata populer di Jogja. Pasalnya dari puncak Kebun Mangunan kita bisa menyaksikan bentang alam yang indah. Terlebih lagi panorama sunset di sore harinya.

Kebun Buah Mangunan letaknya berada di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Sekitar 35 km dari pusat Kota Yogyakarta dan sekitar 15 km dari Bantul. Dibangun pada tahun 2003 oleh Pemerintah Kota Bantul. Sesuai dengan namanya Kebun Buah Mangunan terdapat berbagai kebun yang berisi beraneka buah seperti jambu air, sawo, duku, manggis, matoa, cempedak, kelengkeng, jambu biji, jeruk, durian,  mangga, rambutan, belimbing dan masih banyak lagi. Setiap pohonnya berbuah sesuai musim masing-masing. Ada sekitar 3.000 pohon buah yang dapat kita lihat di kawasan kebun tersebut.




Disini kita bisa mengetahui berbagai hal mengenai tanaman di lahan pembelajaran pembibitan tanaman, pembelajaran pembuatan pupuk dan aneka tanaman buah.

Puas berkeliling kebun, kita juga bisa melepas lelah sejenak di tempat yang sudah disiapkan untuk bersantai. Di sekitarnya terdapat gazebo, aneka permainan anak, outbound games, flying fox, jembatan goyang, reflying, bumi perkemahan dan juga kolam yang semakin menambah suasana menjadi menyenangkan. Selain itu kita juga bisa melihat pemandangan disekitar dari ketinggian melalui gardu pandang yang berada di puncak, dari sini bentang alam yang indah akan semakin menakjubkan mata. Hijaunya alam berpadu dengan pemandangan pedesaan yang asri. Dan jika kita beruntung kita bisa menyaksikan gumpalan awan di sekitarnya, seolah-olah kita akan merasa seperti berada di atas negeri awan. Namun, panorama ini hanya terlihat pada waktu-waktu tertentu seperti pagi hari sebelum matahari terbit atau pada saat cuaca akan hujan.

4. Hutan Mangrove Pasir Mendit

Hutan Mangrove Pasir Mendit ini menjadi salah satu wisata baru di Kulon Progo yang menjadi primadona karena nuansa baru wisata pantainya yang indah. Selain itu, kita juga dapat belajar bagaimana cara melestarikan pantai dari abrasi terutama dengan hutan mangrove.

Hutan bakau yang beada di pinggir perairan Pantai Mendit ini menarik banyak wisatawan karena di sini kita bisa berjalan diantara pepohonan yang asri dan sejuk. Di sela-sela hutan terdapat jalan setapak yang terbuat dari bambu untuk melintasi hutan ini.

Selain itu di sini juga terdapat jembatan api-api yang paling populer dan digemari wisatawan untuk berfoto. Bicara tentang foto, hutan ini mempunyai banyak spot foto yang sangat menarik.

5. Local Resto

Selain makananya yang khas, restoran ini juga menyediakan tempat makan yang nyaman dan unik. Menu yang ditawarkan memang menu western namun, dalam pembuatannya masih menggunakan rempah-rempah lokal. Tak heran jika Lokal Resto disegani oleh pengunjung. Bagi Anda yang suka berfoto, tempat ini sangat cocok untuk Anda. Anda bisa mendapatkan foto dengan background yang instagramable. Lokal Resto Jogja merupakan salah satu restoran yang pernah dijadikan setting tempat penggarapan film AADC 2. Tentunya tidak ada yang asing dengan film tersebut. Lokal Resto mempunyai keunikan tersendiri.

Lokal Resto menyediakan berbagai macam masakan western dan masakan lokal seperti spring rolls, salad, affogato, pancake, yoghurt, nasi goreng, nasi rendang, combro, rawon, mie kuning, dan masih banyak lagi. Untuk minumannya Lokal Resto menawarkan berbagai macam kopi, teh dan jus.

Harga yang ditawarkan oleh Lokal Resto cukup terjangkau. Berkisar antara Rp5.000,- sampai Rp50.000,- tergantung jenis makanan yang Anda pesan.

6. Pantai Ngobaran

Pantai Ngobaran merupakan salah satu pantai laut selatan yang ada di Gunung Kidul sekitar 65 km dari pusat Kota Yogyakarta. Pantai ini mempunyai ciri khas yang berbeda. Dengan adanya pura, patung dewa dan sejenisnya membuat pantai ini memiliki suasana seperti di Pulau Dewata Bali. Semilir angin laut yang menyejukkan juga suasana pantai yang tenang akan membuat kita betah berlama-lama di sini. Kita bisa menikmati keindahan alam, hamparan laut, deburan ombak dan tebing yang berada disekitarnya.

Tidak hanya pura saja, di kawasan Pantai Ngobaran juga terdapat tempat ibadah aliran setempat dan masjid yang menghadap ke Pantai Laut Selatan. Meski berbeda aliran kepercayaan, mereka saling hidup bersama menghargai satu sama lain. Terbukti dengan adanya tempat ibadah masing-masih di setiap sudut pantai.

Pantai yang berpasir putih ini juga mempunyai kekayaan laut yang luar biasa. Di dalamnya tersimpan alga yang biasa dijadikan sebagai bahan pembuatan kosmetik. Biota laut yang menjadi sumber pencaharian masyarakat setempat seperti landak laut, kerang, bintang laut, lobster dan masih banyak lagi. Selain itu, pantai ini juga mempunyai cekungan berbentuk kolam yang akan terlihat saat air laut surut.

7. Tebing Breksi

Tebing Breksi merupakan bekas tambang yang kini berubah menjadi destinasi wisata yang tengah populer. Banyak wisatawan yang terpikat dengan pesonanya.

Tempatnya penuh bebatuan yang menjulang tinggi dengan kesan seni guratan disetiap dindingnya. Pemandangan yang terlihat dari atas tebing pun juga tidak kalah indahnya. Dan pemerintah pun juga semakin memajukan potensi tebing tersebut dengan membangun undakan tangga dan beberapa fasilitas seperti toilet dan musholla untuk kenyamanan pengunjung.

Konon tebing ini merupakan salah satu gunung purba maka, pemerintah menganjurkan untuk menjaga dan melestarikan Tebing Breksi ini dan menghentikan aktivitas penambangan batu kapur.

Untuk berkunjung ke Tebing Breksi tidak dipunggut biaya sepeserpun kecuali untuk biaya parkir jadi, tidak heran jika tebing ini selalu dikunjungi setiap saat terutama saat sore dan pagi hari.

 

 

Selamat Berwisata…

 

 

Supported by Auto Travel Software
Software Accounting yang dirancang khusus untuk perusahaan Tour & Travel dengan kemampuan dan feature yang memudahkan dalam melaporkan perkembangan bisnis Anda. Juga membantu Anda melakukan pencatatan keuangan dengan mudah, otomatis dan akurat