Home / Jawa / DIY Yogyakarta / Air Terjun Sri Gethuk Yogyakarta-Pesona Air Terjun yang Menyembul dari Balik Bukit Karst

Air Terjun Sri Gethuk Yogyakarta-Pesona Air Terjun yang Menyembul dari Balik Bukit Karst

Berbicara mengenai Jogja seperti tidak ada habisnya untuk dibahas. Potensi pariwisatanya patut diacungi jempol. Berbagai destinasi wisata alam, wisata sejarah, wisata religi, wisata belanja hingga wisata edukasi mampu menjadi magnet bagi para wisatawan. Alamnya yang indah dengan panorama asri menjadi salah satu destinasi yang paling dicari banyak wisatawan. Salah satu destinasi wisata Air Terjun Sri Gethuk.

Air terjun ini memiliki keunikan yang lain dari yang lain. Air terjun ini mengalir dari balik tebing karst setinggi 50 meter. Di bawahnya terdapat bebatuan yang membentuk tangga berundak. Begitu melewati tangga berundak ini, air yang mengalir kemudian menuju kolam penampungan di bawahnya yang merupakan garis sungai. Aliran airnya masih jernih dan segar, sehingga banyak wisatawan yang memanfaatkannya untuk mandi maupun sekedar membasuh badan.

Sekilas air terjun tersebut seperti menyembul dari balik bukit, keindahannya pun juga tidak bisa dipungkiri. Berlokasi di pinggir sungai yang disekelilingnya terdapat perbukitan karst penuh dengan semak dan pepohonan yang asri. Udaranya terasa sangat sejuk dan suasananya tenang. Destinasi wisata ini cocok untuk mengasingkan diri dari kesibukan kota karena, lokasinya jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Dinamakan Sri Gethuk lantaran tempat tersebut konon merupakan tempat penyimpanan kethuk, salah satu instrumen gamelan milik Jin Anggo Meduro. Selain itu, kawasan air terjun juga merupakan tempat berkumpulnya para jin pimpinan Jin Anggo Meduro. Jin tersebut sangat menyukai muasik gamelan sehingga, pada saat-saat tertentu akan terdengar suara musik gamelan yang mengalun namun, asal suara tidak bisa ditemukan. Hal ini masih dipercayai oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu setiap wisatawan yang datang diwanti-wanti untuk beradab sopan dan menjaga etika dengan sebaik-baiknya.

Untuk sampai di Air Terjun Sri Gethuk terdapat dua jalur yang berbeda yaitu jalur darat dan air. Untuk jalur darat, kita akan berjalan menyusuri hutan dan perumahan penduduk sekitar 750 meter dari area parkir. Sepanjang perjalanan kita akan dimanjakan dengan panorama alam berupa sawah yang membentang juga pegunungan yang berjajar. Untuk jalur air, kita akan berjalan menyusuri Sungai Oya menggunakan kapal yang terbuat dari rangkaian tong bekas, kayu dan mesin penggerak. Sepanjang perjalanan kita akan dimanjakan oleh panorama bukit karst di pinggir sungai, hutan, semak belukar dan juga pepohonan kelapa.

Begitu kita sampai di lokasi air terjun, kita akan disambut oleh riuhnya air yang jatuh dan kicauan burung yang terdengar samar di telinga. Suasana sejuk mulai terasa begitu kita menginjakkan kaki di bebatuannya yang tersusun rapi. Entah bebatuan tersebut segaja disusun atau tidak, yang jelas masih menjadi pertanyaan banyak wisatawan yang datang.

 

HTM pada 27 April 2017:

Rp7.000,- per orang

Sewa kapal: Rp10.000,-

Sewa pelampung/ban: Rp2.000,-

 

Lokasi: Air Terjun Sri Gethuk

Dukuh Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Indonesia

Rute:

-Dari Jogja (22 km, 40 menit)>Jalan Dadap Kulon>Jl. Pleret – Pathuk>Jl. Patuk – Dlingo>Jl. Playen Dlingo>Jl. Masjid>Jl. Air Terjun Sri Gethuk.

 

Selamat Berwisata…

 

 

 

Supported by Auto Travel Software
Software Accounting yang dirancang khusus untuk perusahaan Tour & Travel dengan kemampuan dan feature yang memudahkan dalam melaporkan perkembangan bisnis Anda. Juga membantu Anda melakukan pencatatan keuangan dengan mudah, otomatis dan akurat