Home / Jawa Tengah / Surakarta / Grojogan Sewu Tawangmangu-Air Terjun Yang Tak Pernah Surut

Grojogan Sewu Tawangmangu-Air Terjun Yang Tak Pernah Surut

Obyek wisata ini terletak di Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karang anyar ,Jawa Tengah. Jarak tempuh menuju tempat ini bila dihitung mulai dari Kota Solo sejauh 50 Km atau sekitar 1.5 jam perjalanan



Grojogan Sewu berasal dari bahasa Jawa yaitu Grojogan yang artinya air terjun, dan sewu yang berarti seribu. Walaupun tidak berjumlah seribu, tetapi ada beberapa air terjun yang ada di lokasi ini. Lokasi ini mempunyai luas sekitar 20 Hektar yang ditumbuhi berbagai pohon hutan.

Untuk memasuki obyek wisata ini bila ingin menuju pintu masuk kita harus melakukannya dengan berjalan kaki, kendaraan yang digunakan hanya boleh sampai di tempat perparkiran saja. Mengawali jalan kaki kita telah dapat membaca nama obyek wisata ini melalui papan nama yang ada yaitu Grojogan Sewu dengan tulisan ukiran. Dalam perjalanan menuju gerbang kita akan disuguhi berbagai macam souvenir untuk oleh-oleh khas Grojogan Sewu melalui kios-kios yang berjejer dari awal sampai dengan pintu gerbangnya.

Ada hal yang menarik perhatian selama kita berjalan kaki, di tepi jalan banyak kera berkeliaran. Banyak kera yang keluar dari tempat wisata melalui pagar-pagar tujuannya untuk mencari makan, dan terkadang makanan yang kita bawa akan langsung direbut. Untuk itu sebaiknya makanan yang kita bawa disembunyikan ke dalam tas.

Jarak menuju gerbang masuk sepanjang 200 M. Bila kita malas untuk berjalan kaki, kita dapat menunggang kuda yang disewakan yang sewakan tentunya. Harga sewanya pun beraneka macam, apabila kita dapat menawar, kita bisa mendapatkan harga sewa yang murah, tergantung bagaimana kita menawar ke para penyewa, namun tidak usah takut untuk menawar karena jasa penyewaan kuda cukup banyak.




Sesampai di pintu gerbang terlebih dahulu kita harus membeli tiket dengan harga yang terjangkau yaitu sebesar Rp. 15.000,- per orang. (Per 5 Juli 2017 )

Setelah membayar tiket, kita akan masuk ke lokasi wisata, kita akan menuruni tangga-tangga kecil. Karena lingkungan udara sekitar yang cukup dingin dan lembab, menyebabkan jalan agak sedikit licin.
Begitu masuk lokasi wisata ini, udara dingin berhembus sangat terasa menyentuh kulit. Pohon-pohon besar dan rindang di sekitar membuat udara di tempat ini menjadi sejuk. Ditambah anak tangga yang berkelok-kelok membuat pemandangan menjadi lebih indah. Jumlah anak tangga ini diperkirakan sebanyak 500 anak tangga, namun kita tidak perlu khawatir karena di antara jarak tersebut disediakan tempat untuk beristirahat yaitu gazebo-gazebo kecil dan ditempatkan hampir setiap tikungan.

Tapi ingat…
jangan sampai kita mengeluarkan makanan. Apabila kita mengeluarkan makanan sambil berjalan menuruni tangga, monyet-monyet yang ada didalam kawasan ini akan siap marampas dan merebut apa yang kita makan. Tapi pada dasarnya mereka cukup jinak bila kita tidak memperlihatkan makanan yang kita bawa.

Sesampai di bawah kita akan disuguhkan pemandangan alam yang cukup indah dengan hawa pegunungan yang sejuk. Di dalam kawasan wisata ini terdapat juga arena bermain flying fox yang dapat dinaiki oleh orang dewasa dan juga anak-anak yang berumur di atas 4 tahun, sangat baik untuk mencoba adrenalin kita. Disamping itu terdapat jembatan yang terbuat dari tali yang telah di ikat seperti jaring fungsinya untuk menyeberangi sungai yang alirannya berasal dari air terjun yang ada.
Sungai yang mengalir tersebut tidaklah dalam dan memiliki arus yang tidak terlalu deras namun menurun, hal ini dimanfaatkan oleh para pengunjung baik anak-anak maupun remaja untuk bermain di sungai ini, namun sebaiknya dilakukan di pinggir karena pada bagian tengah digunakan oleh pengelola wisata untuk arena arum jeram dengan perahu karet kecil, khusus untuk remaja yang berusia 12 sampai 15 tahun.

Ditengah-tengah kawasan ini terdapat tanah kosong yang biasanya digunakan para pengunjung untuk beristirahat sambil melepas lelah. Terdapat juga jasa penyewaan tikar bila kita ingin duduk-duduk sambil memakan makanan yang kita bawa.



Bila kita memasuki obyek wisata ini lebih dalam lagi, kita akan menemukan air terjun yang cukup indah. Aliran air terjun di kawasan ini hanya terdapat satu aliran yang utama dan beberapa aliran kecil di dekatnya, namun pemandangan di sekitar air terjun sangat menarik untuk dinikmati dan diabadikan. Saat ini air terjun tersebut di larang untuk di dekati dikarenakan arus airnya yang cukup deras, namun masih saja ada pengunjung yang nekat untuk mendekati. Mungkin karena kekaguman mereka akan keindahan air terjun ini.

 

Selamat Berwisata…

 

 

Supported by Auto Travel Software
Software Accounting yang dirancang khusus untuk perusahaan Tour & Travel dengan kemampuan dan feature yang memudahkan dalam melaporkan perkembangan bisnis Anda. Juga membantu Anda melakukan pencatatan keuangan dengan mudah, otomatis dan akurat