Home / Indonesia / Desa Pallawa Sulawesi Selatan-Terjaganya Kelestarian Rumah Adat Tongkonan Toraja

Desa Pallawa Sulawesi Selatan-Terjaganya Kelestarian Rumah Adat Tongkonan Toraja

Tongkonan merupakan rumah adat khas Tana Toraja. Di Sulawesi Selatan masih ada beberapa desa yang mempertahankan rumah adat tersebut. Salah satunya adalah Desa Pallawa, Desa Pallawa ini, desa yang terkenal mempunyai tongkonan yang paling tua umurnya pun sudah ratusan tahun. Namun, bangunannya masih kokoh dan terjaga kelestariannya.

Di Desa Pallawa terdapat 11 Tongkonan tertua di Toraja. Masing-masing Tongkonan berhadapan dengan lumbung padi. Tongkonan tersebut mempunyai arsitektur Toraja yang identik dengan ukiran. Mempunyai struktur bangunan yang kuat, terbuat dari kayu besi yang teksturnya ringan namun kokoh. Bagian dindingnya terbuat dari kayu yang diukir dengan ukiran khas Toraja, dominan dengan warna hitam dan orange. Bagian atapnya melengkung seperti perahu, terbuat dari bambu yang ditumbuhi oleh tumbuhan liar.

Tongkonan ini sudah tidak ditinggali lagi. Lantaran Tongkonan hanya milik keluarga besar bukan perorangan. Selain itu, Tongkonan juga dinilai kurang praktis untuk dijadikan sebagai tempat tinggal. Kini, Tongkonan hanya dijadikan sebagai cagar budaya. Dan masyarakat memilih membangun rumah batu di belakang Tongkonan. Meski begitu, masyarakat masih menjaga dan merawat Tongkonan dengan sebaik-baiknya. Masih ada beberapa masyarakat yang mendirikan Tongkonan namun, dengan arsitektur modern dan dengan bahan bagunan pada umumnya. Ciri khas dan bentuknya pun masih sama dengan Tongkonan tradisional, yang berbeda hanyalah bahan dasarnya.

Ada beberapa ciri khas lain pada Tongkonan di Desa Pallawa. Dari 11 Tongkonan di depannya terdapat hiasan tanduk kerbau. Tanduk kerbau tersebut  merupakan cerminan dari kegigihan keluarga dalam mengumpulkan uang. Susunan tanduk kerbau tersebut melambangkan tingkat strata sosial pemiliknya. Jadi, semakin banyak tanduk kerbau yang dipasang, semakin kaya pemilik tongkonan tersebut. Diartikan demikian karena harga tanduk kerbau sendiri mencapai ratusan juta per batangnya. Ciri khas lain, apabila di depan rumah Tongkonan terdapat taring babi itu berarti rumah tersebut sudah diadakan upacara adat.

Selain kaya akan budaya yang masih lestari, Tanah Toraja juga mempunyai pemandangan alam yang indah. Udara dingin yang menyejukkan dan penduduk yang ramah terhadap wisatawan. Bentang alamnya dengan beragam budayanya mampu menarik perhatian wisatawan, khususnya wisatawan asing.

Untuk memasuki Cagar Budaya ini, kita wisatawan diharuskan menuliskan identitas dan kesan pesan di buku tamu. Setelah itu kita akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp10.000,- per orang. Ada orang khusus yang nantinya akan menyambut setiap wisatawan yang datang sekaligus menyodorkan buku tamu.

Di Desa Pallawa ini masyarakat berpencaharian sebagi petani dan pengrajin. Tidak heran jika begitu memasuki kawasan desa etnik ini kita akan banyak menemui masyarakat yang menjajakan dan menawarkan kerajinannya kepada para wisatawan yang hadir. Kerajinan yang paling banyak dijual adalah kain tenun khas Toraja, topeng, kalung kuku, uang logam lama,badik bersarung kain, kotak ukiran, alat musik, miniatur tongkonan, miniatur tau-tau dan masih banyak lagi. Yang lebih menariknya lagi, kita juga bisa melihat langsung proses pembuatan kain tenun dengan alat tenun tradisional. Dan jika kita ingin belajar mencobanya, kita hanya tinggal meminta izin ke pada penenun tersebut. Dan dengan senang hati mereka akan mengizinkan.

Desa Pallawa terletak di sisi utara Toraja Sulawesi Selatan. Dan kita bisa menempuhnya dari Rantepao sejauh 12 km. Kita bisa menyewa jasa tour atau mobil untuk memperlancar perjalanan kita. Karena di desa yang kecil dan sepi tersebut belum ada kendaraan umum. Bahkan jalan yang harus dilalui pun juga belum begitu bagus. Namun, pemandangan alam pegunungan dan perbukitan hijau akan selalu memanjakan mata kita dengan berbagai pesonannya.

 

HTM pada 1 Maret 2017:

Rp10.000,- per orang.

Harga kerajinan: Rp10.000,- hingga Rp85.000,-

 

Lokasi: Cagar Budaya Rumah Tongkonan Toraja

Desa Pallawa, Kecamatan Sesean, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.

 

Tips Saat Berwisata Desa Pallawa:

-Bawa uang tunai yang cukup.

-Pakai pakainan yang sopan.

-Jaga etika saat berinteraksi dengan penduduk.

-Jaga kebersihan.

-Patuhi peraturan yang berlaku.

 

 

Selamat Berwisata…

 

 

 

Supported by Auto Travel Software
Software Accounting yang dirancang khusus untuk perusahaan Tour & Travel dengan kemampuan dan feature yang memudahkan dalam melaporkan perkembangan bisnis Anda. Juga membantu Anda melakukan pencatatan keuangan dengan mudah, otomatis dan akurat