Home / Indonesia / Rawa Pening Semarang-Mata Air Baru Klinthing yang Berubah Menjadi Danau Cantik

Rawa Pening Semarang-Mata Air Baru Klinthing yang Berubah Menjadi Danau Cantik

Rawa Pening pasti sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Jawa Tengah khususnya. Tempat yang terkenal dengan legenda Baru Klinthing ini mempunyai pemandangan alam yang sangat indah. Berada di lereng Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran menjadikan Rawa Pening menjadi tampak sejuk dan asri. Dikelilingi pegunungan hijau dengan panorama alam yang mempesona. Jika langit sedang cerah, pemandangan akan terlihat lebih indah.

Dalam bahasa Jawa, Rawa berarti perairan, danau. Sedangkan bening berarti jernih. Rawa Pening merupakan danau jernih. Hal tersebut nampak dari keadaan air dari Rawa Pening yang sangat jernih. Adapun Rawa Pening berasal dari mata air Baru Klinting yang kemudian membentuk sebuah danau. Rawa Pening mempunyai kedalaman sekitar 8-15 meter. Di permukaannya ditumbuhi enceng gondok yang merupakan rumah teduh bagi ikan. Sehingga, banyak nelayan yang berlalulalang mencari ikan di Rawa Pening.

Rawa Pening mempunyai luas sekitar 2.670 hektar yang mencakup wilayah Kecamatan Ambarawa, Bawen, Tuntang dan Banyubiru. Saking luasnya, kita bisa menikmati keindahan Rawa pening dari berbagai penjuru. Pemandangan alam yang indah, udara yang sejuk juga suasana yang tenang akan membuat siapa saja betah berlama-lama di Rawa Pening. Kita juga bisa berkeliling menggunakan perahu maupun berkunjung ke Kampung Wisata Rawa Pening.

Rawa Pening berada di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Berjarak 34 km dari pusat Kota Semarang atau sekitar 1 jam perjalanan. Sekitar 10 menit dari Exit Tol Bawen. Rawa Pening tempatnya begitu strategis sehingga, mudah dijangkau oleh pengunjung. Untuk memasuki kawasan Rawa pening tidak dikenakan biaya masuk. Hanya saja kita perlu membayar parkir dan membayar sewa kapal jika ingin berkeliling.

Di kawasan Rawa Pening terdapat tambak ikan dan juga kampung apung yang sayang untuk dilewatkan. Terdapat restoran apung, pendopo, pusat kerajinan dan lokasi pemancingan yang bisa kita nikmati sensasinya sambil memandangi keindahan Rawa Pening. Begitu menjelang malam, kita pun juga bisa menikmati suasana sunset dengan lukisan senja yang sangat indah beradu dengan meredupnya lampu alam.

 

Tidak hanya Rawa Pening, kita juga bisa singgah di Museum Kereta Api Ambarawa yang letaknya tidak jauh dari Rawa Pening. Bahkan jika beruntung kita juga bisa melihat kereta uap yang melintas di rel sekitar Rawa Pening. Namun, sayangnya kereta tersebut tidak lewat setiap hari melainkan hanya pada waktu-waktu tertentu saja.

 

Legenda Rawa Pening

Konon, di suatu desa terdapat janda yang hidup sebatang kara karena ditinggal suaminya bertapa di gunung. Kemudian, janda tersebut hamil dan melahirkan anak berupa naga. Naga itu bisa berbicara layaknya manusia yang diberi nama Baru Klinthing. Hingga pada suatu hari, sang anak menanyakan perihal bapaknya. Kemudian ibunya memerintahkan sang anak untuk menemui bapaknya di gunung. Begitu sampai gunung yang dimaksud, sang anak mendengar perintah dari bapaknya. Jika hendak bertemu bapaknya, Baru Klinthing harus melingkarkan tubuhnya di gunung tersebut. Karena tubuhnya belum cukup panjang, Baru Klinthing belum berhasil melingkari gunung yang dimaksud bapaknya. Kemudian, Baru Klinthing diperintahkan untuk bertapa hingga tubuhnya bisa melingkar penuh.



Hingga pada suatu hari, masyarakat desa hendak mengadakan pesta panen. Mereka berburu hewan di hutan namun, tak satu pun hewan mereka dapatkan. Mereka kemudian berhenti di tempat baru klinthing bertapa. Salah satu orang menancapkan tombaknya pada tubuh Baru Klinthing yang dikira kayu. Saat tombak dicabut, keluarlah darah segar. Kemudian, masyarakat mengetahui bahwa darah tersebut merupakan darah ular. Mereka langsung memotong-motong tubuh Baru Klinthing dan dibawanya pulang untuk hidangan pesta.

Sesampainya di desa, daging yang mereka dapatkan kemudian dimasak bersama-sama. Dan pesta panen pun dimulai hanya janda yang tidak diundang ke pesta tersebut. Baru klinthing menjelma menjadi anak kecil yang buruk rupa, ikut berpesta dan meminta hidangan, Namun, masyarakat langsung mengusir Baru Klinthing. Kemudian Baru Klinthing pergi dan singgah di rumag janda, Baru Klinthing dijamu dengan hidangan oleh janda dengan sangat hormat tanpa memandang rupa buruknya. Begitu jamuannya sudah habis, Baru Klinthing berpesan kepada sang janda agar menyiapkan lesung. Nanti jika terdengar suara gemuruh hendaklah menaikinya. Begitu berpesan, Baru Klinthing segera pergi meninggalkan janda tersebut.




Baru Klinthing kembali ke pesta, dan lagi-lagi mendapat perlakuan yang sama. Kali ini Baru Klinthing tidak pergi, ia menancapkan lidi di tanah. Kemudian mengadakan sayembara untuk mencabutnya. Hampir semua orang mencobanya namun, tidak satu pun yang bisa mencabut lidi tersebut. Hingga akhirnya, Baru Klinthing mencabut lidi tersebut dengan mudah. Dari bekas tancapan lidi keluar air yang semakin lama alirannya semakin deras. Desa itu pun dalam sekejap langsung terendam. Tidak ada yang terselamatkan kecuali sang janda yang menuruti perintah Baru Klinthing. Desa yang terendam kemudian, menjadi sebuah danau dengan air yang jernih. Itulah mengapa tempat tersebut dinamakan Rawa Pening.

 

Lokasi: Rawa Pening

Kecamatan Ambarawa, Bawen, Tuntang, Banyubiru

Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Rute:

-Dari Semarang (34 km, 1 jam)>Jl. Rambutan Raya>Jl. Sompok>Jl. Sompok Baru>Jl. Tentara Pelajar>Jalan Dokter Wahidin>Jl. Semarang-Surakarta/Jl. Semarang – Yogyakarta/Jl. Teuku Umar>Jl. Karang Rejo Raya (rambu Purwodadi/Surabaya)>Jl. Murbei 3/Jl. Tol Srondol-Jatingaleh (rambu Purwodadi)>Srondol/Ungaran/Solo/Yogya>Jl. Tol Srondol-Jatingaleh/Jl. Tol Tembalang-Banyumanik>Ungaran/Bawen/Solo/Yogya>Jl. Tol Tembalang-Ungaran>Jl. Tol Ungaran-Bawen (rambu Bewan)>Jl. Semarang-Surakarta/Jl. Slamet Riyadi, Bawen-Salatiga/Jl. tol Semarang-Solo>Jl. Jendral M.Sarbini>Rawa Pening.

 

Selamat Berwisata…

 




 

 

Supported by Auto Travel Software
Software Accounting yang dirancang khusus untuk perusahaan Tour & Travel dengan kemampuan dan feature yang memudahkan dalam melaporkan perkembangan bisnis Anda. Juga membantu Anda melakukan pencatatan keuangan dengan mudah, otomatis dan akurat