Home / Indonesia / Pulau Beras Basah-Eksotisme Pulau Kecil Nan Cantik Di Pesisir Kalimantan

Pulau Beras Basah-Eksotisme Pulau Kecil Nan Cantik Di Pesisir Kalimantan

Daerah Bontang sebelumnya hanya merupakan perkampungan yang terletak di daerah pinggiran sungai dengan tata pemerintahan yang  sangat sederhana. Dahulu daerah ini dipimpin oleh seorang yang dituakan bergelar Petinggi di bawah naungan kekuasaan Sultan Kutai di Tenggarong. Pada  jaman pemerintahan Sultan Aji Muhammad Parikesit daerah ini kemudian berubah menjadi sebuah Kecamatan dibawah pimpinan seorang asisten wedana yaitu di tahun 1921 – 1960, selanjutnya pada tahun 1959 berdasarkan Undang-Undang No 27 Bontang berubah status menjadi sebuah Kota atau Daerah Tingkat II di Kalimantan Timur.



Di kota Bontang ini terdapat cukup banyak tempat wisata yang cukup banyak digemari oleh para wisatawan, salah satunya adalah obyek wisata Pulau Beras Basah. Pulau ini berada di lepas pantai Kota Bontang Provinsi Kalimantan Timur. Obyek wisata Pulau Beras Basah sejak bulan Oktober 2012 telah menjadi perhatian khusus Pemerintah Daerah sebagai salah satu tempat wisata Kota Bontang yang diandalkan, hal ini dilihat dengan dialokasikannya dana sekitar 1 milyar untuk membangun sarana dan prasarana wisata di Pulau ini. Sekalipun baru dimulai pengembangannya namun telah banyak wisatawan yang mengunjungi tempat ini, apalagi bila di hari libur.

Pulau ini diberi nama Pulau Beras Basah dikarenakan menurut penduduk Bontang dahulu terdapat kapal besar yang membawa  beras dari Pulau Sulawesi, dalam perjalanan kapal ini diterjang ombak besar sehingga mau tidak mau mereka menurunkan muatan beras tersebut di Pulau ini. Berasnya pun kemudian menjadi basah oleh ombak sehingga sejak itu Pulau ini dinamakan Pulau Beras Basah.

Untuk menuju ke Pulau ini dibutuhkan waktu sekitar 40 menit dari Kota Bontang atau bila dari Samarinda kita harus menempuh waktu  sekitar 2,5 jam perjalanan. Pulau yang berada di Selat Makassar ini diperkirakan memiliki luas wilayah sekitar 5 hektar.

Bila kita ingin ke Pulau Beras Basah dari Kota Bontang kita menuju dermaga yang ada di PT Badak, PT PKT atau di dermaga Tanjung Limau, selanjutnya dari dermaga ini kita menyewa kapal bermotor yang berkapasitas 10 orang dengan tarif sebesar Rp. 300.000 sampai dengan Rp. 400.000,-.  menuju Pulau Beras Basah dengan waktu sekitar 40 menit atau menempuh jarak sekitar 7 Km.




Sepanjang perjalanan menuju pulau kita akan melihat gugusan pulau kecil dari kejauhan perkampungan penduduk di atas laut  dan juga pohon-pohon bakau. Mendekati pulau Beras Basah akan tampak di depan mata kita sebuah pulau yang kecil dengan sensasi seolah kita mendatangi pulau pribadi.

Setiba di Pulau ini kita akan bersandar di sebuah dermaga dengan jembatannya yang panjang terbuat dari kayu pohon ulin. Selama berjalan di jembatan kita dapat melihat beberapa ikan koral yang berenang dekat permukaan air laut, setelah itu kita akan disambut putihnya pasir yang halus di pinggiran pantai. Tidak jauh dari dermaga kita dapat menyimpan segala peralatan wisata kita ke sebuah banguan yang terbuat dari kayu yang difungsikan untuk wisatawan yang ingin beristirahat dan berlindung dari terik sinar matahari.

Pantai yang ada di pulau ini berbentuk lengkungan setengah lingkaran dengan air lautnya yang jernih dan biru terkadang kita akan menemukan beberapa tumbuhan laut di sekitar pinggiran pantai. Di sini kita juga dapat menemukan  Bintang Laut yang berukuran sebesar telapak tangan dengan warna campuran coklat dan merah muda.




Di Pulau Beras Basah ini tidak ada penduduk yang bermukim, sehingga pulau ini hanya diramaikan oleh para wisatawan yang ingin menikmati keindahan obyek wisata alam ini. Di pulau ini juga tidak terdapat warung makan dan penyewaan peralatan wisata air sehingga kita harus membawanya dari rumah, namun hal tersebut tidaklah menjadi gangguan dikarenakan keindahan panorama alam yang ada di Pulau ini.

Salah satu bangunan yang ada di pulau ini dan memiliki daya tarik tersendiri berupa Bangunan Putih yang menjulang tinggi yaitu Mercu Suar. Mercu suar ini berada di pinggiran pantai namun sudah lama tidak dipakai oleh Pemerintah Daerah.

Salah satu fasilitas yang ada di tempat ini yaitu fasilitas MCK atau tempat berganti pakaian, untuk menggunakan fasilitas ini kita akan dikenakan biaya sekitar Rp. 5.000.-/.

Berada di pulau ini sebaiknya tidak sampai sore hari, hal ini dikarenakan pada waktu tersebut ombak di lautan yang akan kita lewati cukup tinggi dan ganas. Bila kita ingin menginap, di Kota Bontang cukup banyak pilihan penginapan yang bisa kita kunjungi mulai dari Hotel kelas Melati sampai dengan Hotel berbintang.

Selesai menikmati obyek wisata Pulau Beras Basah, kita dapat melanjutkan wisata ke tempat lain yaitu di Rumah Adat Kutai Guntung yang berada di sebelah utara Kota Bontang.



 

Lokasi: Pulau Beras Basah

Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia

 

Selamat Berwisata…

 

 

Supported by Auto Travel Software
Software Accounting yang dirancang khusus untuk perusahaan Tour & Travel dengan kemampuan dan feature yang memudahkan dalam melaporkan perkembangan bisnis Anda. Juga membantu Anda melakukan pencatatan keuangan dengan mudah, otomatis dan akurat