Home / Jawa Timur / Banyuwangi / Pulau Tabuhan Banyuwangi, Menikmati Panorama Gradasi Laut Tak Berombak Di Tengah Selat Bali

Pulau Tabuhan Banyuwangi, Menikmati Panorama Gradasi Laut Tak Berombak Di Tengah Selat Bali

Pulau Tabuhan merupakan sebuah pulau kecil yang berada di tengah Selat Bali. Selat yang memisahkan antara Pulau Jawa dengan Pulau Bali. Pulau seluas 50 hektar ini mempunyai pantai dengan panorama yang menawan. Berpasir putih dengan air laut yang mempunyai 3 gradasi warna sesuai kedalamannya. Air lautnya tenang, tidak berombak seperti pantai pada umumnya. Terdapat hutan yang di dalamnya terdapat berbagai flora dan fauna yang langka. Jika kita beruntung, kita bisa menemukan salah satunya. Dari kejauhan tampak Gunung Baluran dengan perbukitan hijau disekitarnya.

Dinamakan Pulau Tabuhan lantaran hembusan anginnya cukup kencang, dan sayup-sayup terdengar seperti tetabuhan gamelan (gamelan yang dipukul-pukul). Itulah mengapa pulau tak berpenghuni ini kemudian diberi nama Pulau Tabuhan. Anginnya yang kencang sering dimanfaatkan wisatawan untuk melakukan selancar. Lautnya yang tenang sangat cocok untuk melakukan selancar layang. Berada di Pulau Tabuhan, siapa pun pasti akan betah untuk berlama-lama menikmati panorama yang memanjakan. Udara yang sejuk dan suasana yang tenang akan membuat kita seolah berada di pulau sendiri.

Banyak hal yang dapat kita lakukan di pantai yang cantik ini. Kita bisa berenang, bermain air dan pasir disepanjang garis pantainya. Menyelam untuk menikmati keindahan bawah lautnya yang kaya akan berbagai macam ikan, rumput laut, biota laut dan terumbu karang yang masih terjaga kelestariannya. Mengelilingi pulau kecilnya untuk menikmati setiap panorama yang ada dan menemukan reruntuhan bangunan kerajaan. Diperlukan waktu sekitar 15 menit untuk mengelilingi pulau seluas 5 hektar ini. Kita bisa menikmati suasana sejuk dan tenang sambil memandang indahnya gradasi laut di depan kita.Atau kita juga bisa menapaki menara mercusuar untuk melihat panorama Pulau Tabuhan dari atas ketinggian.

Ada 3 gradasi warna sesuai isi dan kedalamannya yaitu bening menandakan bahwa laut tersebut tidak dalam berwarna bening karena di dasarnya terdapat pasir putih yang bersih. Warna hijau menandakan bahwa laut tersebut mempunyai kedalaman yang sedang, di dalamnya terdapat rumput laut dan alga yang memancarkan warna hijau. Dan warna biru menandakan bahwa laut tersebut laut yang paling dalam, di dalamnya terdapat berbagai macam terumbu karang dan biota laut.

Jika, kita hendak menyelam kita bisa meminta petunjuk kepada guide agar kita tidak salah pilih lokasi. Ada banyak lokasi snorkeling yang mempunyai pemandangan yang indah namun, ada titik tertentu yang dilarang untuk diselami lantaran mempunyai palung laut yang sangat dalam.

Selain itu, di pulau ini kita juga bisa menikmati keindahan panorama sunset tepat di depan kita. Kita bisa melihat dengan jelas bagaimana sang surya menuju tempat peristihatan. Terdapat ayunan laut yang dapat kita gunakan untuk bersantai sambil menikmati panorama indahnya. Kemudian, kita bisa menginap di kawasan Pulau dengan mendirikan tenda. Keindahan alamnya juga kekayaan lautnya mampu menarik perhatian banyak wisatawan. Tidak hanya wisatawan lokal bahkan wisatawan asing pun kini banyak yang mengunjungi Pulau Tabuhan untuk menghabiskan waktunya.

Perlu diperhatikan, kita juga harus berhati-hati saat bermain di kawasan pantai karena terdapat bebatuan karang yang tajam dan juga bulu babi. Sebaiknya kita menggunakan alas kaki saat bermain di pantai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Dan demi kenyamanan bersama, kita pun juga harus ikut berpartisipasi dalam mengelola sampah agar kawasan pulau cantik ini selau bersih dan bebas dari sampah.

Meski tidak berpenghuni namun, di Pulau Tabuhan ada beberapa warung makanan dan minuman. Selain itu juga terdapat bilik ganti tanpa ada kamar mandi air tawar. Sehingga, untuk keperluan membersihkan badan kita harus membawanya dari Pantai Bangsring. Penyewaan alat snorkeling juga belum ada, sehingga jika kita hendak menyelam sebaiknya di Pantai Bangsring kita menyewa alat snorkeling terlebih dahulu.

Untuk sampai di Pulau Tabuhan kita bisa menyusuri laut dengan perahu baik dari Banyuwangi maupun dari Denpasar. Namun, yang paling terdekat adalah dari Pantai Bangsring Banyuwangi, kita akan menempuh perjalanan selama 30-60 menit dengan menggunakan perahu. Harga sewa perahu pun berkisar antara Rp300.000,- hingga Rp500.000,- setiap perahu berisi 4-10 0rang.

Begitu puas menikmati pesona dan panorama Pulau Tabuhan, kita juga bisa menyempatkan diri untuk singgah ke Pulau Menjangan yang berada tidak jauh dari Pulau Tabuhan dan tentunya dengan keindahan yang berbeda.

 

HTM: Gratis

-Sewa perahu: Rp300.000,- hingga Rp500.000,- untuk 4-10 orang.

-Sewa alat snorkelling: Rp30.000,-

 

Lokasi: Pulau Tabuhan

Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.

Rute:

-Dari Banyuwangi (22 km, 40 menit)>Kab. Banyuwangi>Jl. Letkol I Gusti Ngurah Rai>Jl. Dr. Soetomo>Jl. R. A. Kartini>Jl. Banterang>Jl. Sayu Wiwit>Jl. Letjen Di. Panjaitan>Jl. Nasional III>Jl. Pantura>Pantai Bangsring, Bangsring, Wongsorejo>Pulau Tabuhan.

 

Tips Saat Berwisata ke Pulau Tabuhan:

-Bawa uang tunai yang cukup.

-Bawa air tawar dari Pantai Bangsring untuk membersihkan badan nantinya.

-Minta no. hp nelayan untuk mempermudah komunikasi untuk menjemput kita.

-Jaga kebersihan.

-Pakai alas kaki saat di kawasan pantai yang penuh dengan bebatuan karang.

-Bawa bekal makanan bila perlu.

-Cocok untuk berekreasi dan berkemah.

 

Selamat Berwisata…

 

 

Supported by Auto Travel Software
Software Accounting yang dirancang khusus untuk perusahaan Tour & Travel dengan kemampuan dan feature yang memudahkan dalam melaporkan perkembangan bisnis Anda. Juga membantu Anda melakukan pencatatan keuangan dengan mudah, otomatis dan akurat