Home / Indonesia / Taman Nasional Baluran-Africa Van Java, Menyatu Dengan Alam Bersama Satwa

Taman Nasional Baluran-Africa Van Java, Menyatu Dengan Alam Bersama Satwa

Taman-Nasional-Baluran

Padang Savana yang luas dengan satwa liar di dalamnya, hal ini mungkin sudah tidak asing lagi. Ya.. padang savana tersebut terdapat di Afrika. Namun, siapa sangka di Indonesia ternyata juga mempunyai padang savana serupa. Hanya mungkin padang savana Indonesia lebih kecil dari padang savana di Afrika. Meski terbilang kecil namun, pesona dan panoramanya tidak bisa dipandang sebelah mata. Keindahan alamnya mampu bersaing dengan padang savana Afrika. Salah satu padang savana Indonesia yang akhir-akhir ini menarik perhatian para wisatawan adalah Savana Bekol yang ada di Taman Nasional Baluran. Berjarak 46 km dari Banyuwangi atau sekitar 1,5 jam perjalanan.

situbondo

Taman Nasional Baluran merupakan kawasan alam yang didalamnya terdapat vegetasi sabana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan, hutan rawa dan hutan hijau (evergreen). Nama Baluran diambil dari letaknya yang berada di daerah Gunung Baluran. Taman seluas 25.000 hektar ini selain mempunyai hutan alam, laut dan savana juga didalamnya terdapat satwa-satwa liar. Ada 444 jenis tumbuhan, 26 jenis mamalia dan 155 jenis burung yang hidup di alam bebas. Jika beruntung, kita pun juga bisa melihat beberapa dari kawanan satwa tersebut.

peta-wisata-taman-nasional-baluran-situbondoPeta-Ekologi-Savana-Bekol-di-Baluran

Savana yang dijuliki sebagai Africa Van Java ini berada di Banyuwangi sebelah utara tepatnya di Banyuputih, Situbondo. Batas wilayah sebelah utara adalah Selat Madura, sebelah timur Selat Bali, sebelah selatan Sungai Bajulmati, dan sebelah barat Sungai Klokoran. Taman Nasional Baluran ditetapkan sebagai Suaka Margasatwa oleh Menteri Pertanian dan Agraria Republik Indonesia pada tanggal 11 Mei 1962. Dan diumumkan sebagai Taman Nasional pada tanggal 6 Maret 1980.

 

Untuk smapai di padang savana, dari pintu masuk kita akan menempuh perjalanan sejauh 12 km. Sepanjang jalan sejauh 5 km kita akan melewati hutan musim. Hutan musim merupakan hutan yang terdapat di wilayah kemarau yang cukup panjang. Hutan musim tumbuhannya cendrung bersifat homogen (sejenis). Hutan ini didominasi oleh pohon jati, pinus dan cemara karena pohon tersebut mampu bertahan di musim kemarau dengan menggugurkan daunnya dan kemudian akan bersemi saat musim penghujan. Setelah itu kita akan menemukan hutan hijau sepanjang jalan 6-9 km. Hutan hijau atau evergreen merupakan hutan yang tetap hijau sepanjang tahun, mampu bertahan dalam segala cuaca tanpa mengubah keasriannya. Itulah mengapa hutan ini disebut evergreen. Kemudian pada jarak tempuh 9-12 km kita akan menemukan padang Savana Bekol seluas 300 hektar. Disini kita bisa melihat satwa-satwa yang berkeliaran, hutan yang lebat, gunung yang kokoh, pohon dan bebatuan. Satwa yang biasa terlihat adalah rusa, kerbau, benteng, monyet dan merak. Sebagian besar satwa akan menjauh saat kedatangan wisatawan. Hanya jika beruntung saja, kita bisa melihat satwa tersebut. Setelah sampai di ujung padang savana kita akan menemukan hutan dan pantai. Pantai Bama namanya, di pantai ini kita bisa berkeliling naik perahu maupun menyelami keindahan bawah lautnya. Suasananya yang sepi dan tenang seolah membuat kita berada di pantai sendiri. Pantai ini menghadap ke arah timur sehingga, kita bisa dengan mudah menyaksikan matahari terbit di pagi hari.

bama1

 

 

Taman-Nasional-Baluranw

PicsArt_1396960205459

Di Savana Bekol wisatawan diperbolahkan berjalan melintasi padang savana untuk melihat satwa dan menikmati setiap jengkal pemandangannya. Namun, harus tetap mematuhi peraturan untuk tidak memburu satwa tersebut. Selain itu di bukit Savana Bekol juga terdapat menara pandang setinggi 30 meter. Dari sini kita bisa melihat berbagai aktifitas satwa liar, hamparan padang savana, lebatnya berbagai jenis hutan dan lautan luas Selat Bali.

Meski berada di pegunungan terpencil namun, Taman Nasional ini beriklim normal dan suhu udaranya hanya berkisar 27DC-30DC. Jika kita berkunjung pada musim kemarau maka, yang akan kita temukan hamparan alam yang tandus dan gersang namun, jika kita berkunjung pada musim penghujan kita akan menemukan alam yang hijau dan asri. Berkunjung pada musim apa pun, Taman Nasional baluran tetap saja indah dan tidak akan mengecewakan. Kita bisa melakukan berbagai aktifitas di sini, seperti mendaki gunung, menyusuri pantai, menjelajahi savana, atau sekedar menikmati rimbunnya hutan disekitar. Bagi yang suka berpetualang, menyukai tantangan dan hal baru tempat ini sangat cocok. Kita pun bisa berkemah disekitar kawasan yang diizinkan. Menyatu dengan alam, berdamai dengan satwa yang ada.

02.-Baluran-National-Park

Selain Pantai Bama dan Savana Bekol, di kawasan Taman Nasional Baluran kita juga bisa mengunjungi Pantai Kajang, Goa Jepang, Curah Tangis, Air Kacip dan Mangrove Bama. Meski di hutan lepas namun, di pesisir pantai terdapat penginapan, toilet, kamar mandi dan kantin yang akan melayani segala kebutuhan kita.

 

1374050_10201222548623718_1005501276_n

 

Fasilitas: penginapan, toilet, kamar mandi, kantin, area kemah, bebas membawa kendaraan masuk.

HTM pada 6 April 2017:

Hari Biasa:

-Wisatawan Lokal: Rp5.000,-

-Wisatawan Asing: Rp150.000,-

-Rombongan Pelajar min. 10 orang: Rp3.000,-

-Kendaraan Roda 2: Rp5.000,-

-Kendaraan Roda 4: Rp10.000,-

-Kendaraan Roda 6/mini bis/truck: Rp50.000,-

 

welcome to taman nasional baluran

 

Hari Libur:

-Wisatawan Lokal: Rp7.500,-

-Wisatawan Asing: Rp225.000,-

-Rombongan Pelajar min. 10 orang: Rp4.500,-

-Kendaraan Roda 2: Rp7.500,-

-Kendaraan Roda 4: Rp15.000,-

-Kendaraan Roda 6/mini bus/truck: Rp75.000,-

Lokasi: Taman Nasional Baluran

Sumberwaru, Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Indonesia

Jam Buka: 07.00-14.00 WIB

Rute:

Banyuwangi>Jl. Letkol I Gusti Ngurah Rai>Jl. Dr. Soetomo>Jl. R. A. Kartini>Jl. Banterang>Jl. Sayu Wiwit>Jl. Letjen Panjaitan>Jl. Pantura/Jl. Situbondo – Banyuwangi>Taman Nasional Baluran, Sumberwaru, Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

 

Tips Saat Berwisata:

-Pastikan kendaraan dalam keadaan baik dan mencukupi untuk menjelajahi Taman Nasional Baluran.

-Bawa bekal makanan dan minuman yang cukup.

-Jaga selalu barang bawaan.

-Patuhi peraturan yang berlaku.

-Jaga kebersihan.

-Sebaiknya menjelajah dengan motor, mobil atau kendaraan lainnya karena 12 km bukan kawasan yang sempit.

-Musim kunjungan terbaik adalah bulan Maret s/d Agustus setiap tahunnya.

 

 

Selamat Berwisata…

 

 

 

Supported by Auto Travel Software
Software Accounting yang dirancang khusus untuk perusahaan Tour & Travel dengan kemampuan dan feature yang memudahkan dalam melaporkan perkembangan bisnis Anda. Juga membantu Anda melakukan pencatatan keuangan dengan mudah, otomatis dan akurat