Home / Tempat Wisata / TANGKUBAN PERAHU

TANGKUBAN PERAHU

Obyek Wisata Tangkuban Perahu adalah sebuah obyek alam yang merupakan sebuah kawah yang terdapat di sekitar gunung yang cukup terkenal di kawasan ini yaitu gunung Tangkuban Perahu. Letak tempat wisata ini tepatnya berada di daerah Lembang Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat.

tangkuban-perahu-bandung

Menurut legenda, dahulu kala ada seseorang yang bernama Sangkuriang yang hidup di hutan dengan berburu, pada suatu waktu sangkuriang bertemu dengan seorang wanita cantik nan jelita yang bernama Dayang Sumbi. Sangkuriang kemudian memberanikan diri untuk melamar Dayang Sumbi untuk menjadi istrinya. Awal mulanya Dayang Sumbi menyetujuinya, namun setelah mengetahui bahwa Sangkuriang adalah anaknya dahulu yang pernah meninggalkannya maka Dayang Sumbi berniat menggagalkan pernikahan tersebut.

Dayang Sumbi kemudian memberikan syarat yang cukup berat kepada Sangkuriang yaitu membuat sebuah perahu yang cukup besar dalam waktu satu malam. Kemudian Sangkuriang menyetujuinya ternyata Sangkuriang gagal menjalankan syarat dari Dayang Sumbi tersebut, akhirnya dengan penuh kemarahan dan emosi yang tinggi Sangkuriang menendang perahu tersebut sejauh mungkin. Perahu tersebut jatuh di tempat yang jauh dengan posisi terbalik, oleh masyarakat setempat perahu tersebut merupakan Gunung Tangkuban Perahu yang ada saat ini.

gambar-gunung-tangkuban-perahu

Foto: plus.google.com

Bila kita melihat dari Kota Bandung, Gunung Tangkuban Perahu memiliki bentuk yang mirip dengan perahu terbalik. Untuk menuju lokasi wisata ini diperlukan waktu sekitar 1 jam dari Kota Bandung atau menempuh jarak sekitar 20 Km dari utara Kota Bandung. Obyek wisata Tangkuban Perahu yang berada pada ketinggian 1.860 meter ini memiliki luas sekitar 1.660 Hektar dengan 1.290 hektar adalah kawasan hutan lindung dan 370 hektar adalah kawasan hutan wisata.

Tangkuban Perahu dapat kita kunjungi dengan menggunakan kendaraan pribadi atau dengan naik angkutan umum. Bila dengan naik angkutan umum dari terminal Cicaheum Bandung kita menuju terminal Ledeng dengan biaya Rp. 4.000,- waktu tempuhnya sekitar 30 menit, dari Terminal Ledeng kita naik angkutan umum kembali dengan jurusan Bandung-Subang dan berhenti di Pintu Masuk Tangkuban Perahu dengan biaya Rp. 15.000,-.

Untuk dapat langsung ke pusat wisatanya kita dapat menyewa mobil elf yang tersedia di sekitar Pintu Masuk, adapun harganya yaitu Rp.60.000/orang (untuk sekali perjalanan) atau Rp. 90.000/orang (untuk pulang pergi), Sedangkan untuk rombongan (minimal 10 orang), tarif mobil elf bisa lebih murah, yaitu sekitar Rp. 25.000/orang untuk satu kali perjalanan atau Rp. 50.000/orang untuk pulang pergi. Tarif ini dapat negosiasikan kembali kepada pihak penyewa.

Adapun tiket masuk ke kawasan wisata ini yaitu sebesar Rp. 13.000,- per orang dengan waktu buka setiap hari mulai jam 07.00 sampai dengan 17.00 Wib.

Obyek Wisata Tangkuban Perahu memiliki pemandangan alam yang cukup indah dengan ditumbuhi pohon Pinus serta hamparan kebun teh di sekitarnya. Para pengunjung yang datang ke tempat ini bertujuan untuk melihat keindahan kawah yang terdapat di kawasan tangkuban Perahu. Dari 13 kawah yang ada di tempat ini, terdapat 3 Kawah yang cukup besar yaitu Kawah Ratu, Kawah Domas dan Kawah Upas.

Foto: indonesiaexplorer.net

Foto: indonesiaexplorer.net

Foto: wisatabandung.blogspot.com

Foto: wisatabandung.blogspot.com

Foto: vilaungu.com

Foto: vilaungu.com

Kawah yang banyak dikunjungi oleh wisatawan adalah Kawah Ratu di samping kondisi alamnya yang indah, kawah ini juga sangat mudah di kunjungi dikarenakan lokasinya yang dekat dengan tempat parkir kendaraan. Tanah disekitar kawah ini berwarna putih dengan beberapa batu belerang yang berwarna kuning. Di pinggir kawah dipasang pagar pembatas agar para pengunjung tidak jatuh ke dalam kawah. Pada kawah ini mengeluarkan asap yang cukup tebal serta berbau belerang dan disekeliling kawah suasana terasa kering dan gersang namun memiliki cuaca yang cukup sejuk dan dingin.

Pohon-pohon yang banyak terlihat di Kawah Ratu adalah pohon yang memiliki daun berwarna kemerahan bila sudah mulai tua, oleh penduduk setempat daun ini dapat dimakan dengan rasa agak sedikit asam, mirip dengan daun jambu.

Foto: objekpariwisataindonesiaku.blogspot.com

Foto: objekpariwisataindonesiaku.blogspot.com

 

Support by Auto Travel Software. Adalah Software Accounting yang dirancang khusus untuk perusahaan Tour&Travel dengan kemampuan dan feature yang memudahkan dalam melaporkan perkembangan bisnis Anda. Dan juga membantu Anda melakukan pencatatan keuangan dengan mudah, otomatis dan akurat.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*