Home / Aceh / Titik 0 KM Indonesia Sabang Aceh-Titik Penghitungan Jarak Indonesia di Mulai dari Barat

Titik 0 KM Indonesia Sabang Aceh-Titik Penghitungan Jarak Indonesia di Mulai dari Barat

Titik 0 Kilometer merupakan titik dimulainya penghitungan jarak suatu wilayah baik desa, kota maupun negara. Masing-masing titik diberi tanda berupa prasasti maupun tugu. Di Indonesia mempunyai banyak Titik O Kilometer yang kemudian menjadi terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan. Seperti Titik 0 KM Jogja, Titik 0 KM Semarang, Titik 0 KM Bogor, Titik 0 KM Bandung dan masih banyak lagi. Yang paling istimewa dari semua titik yaitu Titik 0 Kilometer Indonesia yang berada di Sabang.

Titik 0 KM Indonesia merupakan titik di mana penghitungan jarak wilayah Indonesia di mulai dari kota yang paling barat ini. Seperti kata-kata “Dari Sabang Sampai Merauke”. Sabang mewakili perbatasan Indonesia yang paling Barat sedangkan, Merauke mewakili perbatasan Indonesia yang paling Timur.

Titik 0 KM sudah ada sejak dulu dan diresmikan pada tahun 1997 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia kala itu Try Sutrisno. Sebagai titik yang istimewa bagi Indonesia, Pemerintah setempat memberi penghargaan berupa sertifikat Pelintas Ujung Barat Indonesia kepada para wisatawan yang berkunjung. Di dalam sertifikat tersebut tertulis nama, nomor urut pengunjung sejak diberlakukannya sertifikat tersebut dan tanggal kunjungan. Di bawahnya ditandatangani langsung oleh Walikota Sabang. Selain mendapatkan wawasan baru kita juga bisa mendapat sertifikat yang bisa kita jadikan sebagai kenang-kenangan yang berharga.

Titik KM 0 KM Indonesia ditandai dengan adanya tugu dan tulisan “0 KILOMETER INDONESIA”. Tugu tersebut berada di kawasan hutan yang hijau dengan ketinggian 22,5 meter. Tugu tersebut berbentuk lingkaran, disekelilingnya diberi pembatas semacam benteng. Terdapat pilar yang bagian atasnya berbentuk kecucut. Di puncak tugu terdapat patung garuda yang menggenggam angka nol. Di bawah tugu terdapat prasasti yang isinya menjelaskan letak geografisnya secara detail.

Tugu tersebut mempunyai 2 lantai dengan fungsi yang berbeda. Lantai pertama terdapat pilar yang kokoh dan prasasti peresmian tugu tersebut.

Di lantai kedua terdapat prasasti yang ditandatangani Menteri Riset dan Teknologi/Ketua BPP Teknologi BJ. Habibie, pada 24 september 1997.¬†Dalam prasasti itu bertuliskan penetapan posisi geografis KM-0 Indonesia tersebut diukur pakar BPP Teknologi dengan menggunakan teknologi Global Positioning System (GPS). Prasasti kedua menjelaskan posisi geografis tempat ini yaitu 05 54″ 21,99 Lintang Utara – 95 12″ 59,02″ Bujur Timur. Data teknis berdirinya tugu ini tertoreh di atas lempeng batu granit yang menyebutkan “Posisi Geografis Kilometer 0 Indonesia, Sabang. Lintang: 05o 54′ 21.42″ LU. Bujur: 95o 13′ 00.50″ BT. Tinggi: 43.6 Meter (MSL). Posisi Geografis dalam Ellipsoid WGS 84”.

Dari titik ini kita bisa melihat lalu lalang kapal yang menyebrangi Selat Malaka. Selat Malaka itu tepat berada di bawah bukit tempat titik Km Indonesia. Hutan yang asri dan pemandangan alam yang membentang luas memanjakan mata kita. Sayup-sayup terdengar suara burung berkicau yang semakin memeriahkan suasana yang awalnya hening dan tenang. Semilir angin hutan yang sejuk seolah membelai kita dengan kesejukannya. Siapa pun pasti akan enggan untuk berlalu meninggalkan tempat cantik di perbatasan ini.

Kini, titik tersebut sudah direnovasi sejak tahun 2015 sehingga, menjadi lebih indah dan menarik. Lebih atraktif dan sekaligus dijadikan sebagai Gerbang Wisata Indonesia. Setiap harinya berbagai wisatawan selalu berdatangan untuk mengabadikan moment indahnya di Titik 0 KM Indonesia. Biasanya mereka menggunakan background alam maupun tulisan “0 KILOMETER INDONESIA” untuk pengambilan foto. Tidak hanya wisatawan lokal Indonesia yang mengunjungi ikon istimewa ini, wisatawan asing pun tampaknya juga tidak mau ketinggalan untuk mengabadikan moment ini.

Titik 0 KM Indonesia berada di Ujong Bau, Gampang Iboih, Kec. Sukakarya, Sabang, Banda Aceh.  Tepatnya berada di ujung Pulau Weh dan menghadap Selat Malaka. Kita bisa menempuhnya dari Sabang sejauh 29 km atau sekitar 40 menit perjalanan.

Seiring banyaknya pengunjung yang datang, fasilitas pun semakin diperhatikan. Saat kita berkunjung ke Titik 0 KM Indonesia ini kita tidak perlu khawatir lagi. Ada toilet, area parkir yang luas, mushola dan warung-warung.

 

Lokasi: Titik 0 KM Indonesia

Ujong Bau, Gampang Iboih, Kec. Sukakarya, Sabang, Banda Aceh, Indonesia

 

 

Selamat Berwisata…

 

 

 

Supported by Auto Travel Software
Software Accounting yang dirancang khusus untuk perusahaan Tour & Travel dengan kemampuan dan feature yang memudahkan dalam melaporkan perkembangan bisnis Anda. Juga membantu Anda melakukan pencatatan keuangan dengan mudah, otomatis dan akurat