Iklan Gratis
Home / Tempat Wisata / KERATON SUMENEP

KERATON SUMENEP

Share artikel ...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Keraton Sumenep merupakan obyek wisata yang dahulu adalah tempat tinggal para Adipati dan raja-raja yang ada di Sumenep sebagai tempat untuk menjalankan roda pemerintahannya. Keraton ini tepatnya berada di belakang alun-alun Kota Sumenep, Madura Provinsi Jawa Timur.
Karaton Pajagalan atau yang lebih dikenal dengan nama Keraton Sumenep dibangun di atas tanah milik pribadi Pangeran Natakusuma I (Panembahan Somala) yang merupakan penguasa Sumenep pada waktu itu. Keraton ini dibangun pada jaman kolonial Belanda yaitu pada tahun 1781 dan diarsiteki oleh seorang warga berketurunan Tionghoa yang bernama Liauw Piau Ngo yang mengungsi karena adanya huru hara di Semarang pada tahun 1740. Liauw Piau Ngo dalam membangun Keraton Sumenep berkiblat pada gaya arsitektur Eropa, China dan Jawa.
Untuk menuju ke tempat ini kita membutuhkan waktu sekitar 3 jam dari Pelabuhan Kamal yang berada di ujung barat Pulau Madura.
Bila kita ingin ke keraton ini kita harus menyeberang ke Pulau Madura, dari Pelabuhan Tanjung Perak yang terdapat di Kota Surabaya kita menuju Pelabuhan Kamal – Kabupaten Bangkalan Madura dengan menggunakan kapal feri, lama perjalanan kira-kira membutuhkan waktu sekitar setengah jam. Sesampai di Pelabuhan Kamal kita meneruskan perjalanan ke arah ujung timur pulau Madura yaitu ke Keraton Sumenep yang berjarak sekitar 90 Km. Kita juga dapat menempuh perjalanan darat melalui Jembatan Suramadu dari Kota Surabaya langsung ke Pulau Madura.
Tempat wisata ini dibuka setiap hari mulai dari jam 08.00 Wib sampai dengan 17.00 Wib, dan bagi pengunjung yang ingin masuk ke keraton ini dikenakan tarif retribusi sebesar Rp. 1.000,- per orang.
Secara umum komposisi bangunan Keraton Sumenep tidak berbeda dengan bangunan keraton yang ada di daerah lain, sama-sama memiliki pendopo, ruang peristirahatan raja serta lokasi pemandian untuk permaisuri dan putri-putri raja.
Memasuki keraton Sumenep kita akan melewati sebuah gerbang yang dinamakan “labang Mesem”. Dalam bahasa Indonesia Labang berarti pintu dan mesem berarti senyum. Dari bentuk Gapura telah melambangkan keramahan keraton terhadap para tamu yang datang berkunjung. Pada bagian atas gerbang ini terdapat sebuah loteng yang digunakan untuk memantau segala aktifitas yang ada di dalam lingkungan keraton. Pada bagian pojok di sebelah timur bagian selatan gerbang ini terdapat Taman Sare yaitu tempat pemandian putera-puteri Adipati yang dikelilingi tembok yang cukup tinggi dan tertutup.
Bila kita melihat ke arah kanan keraton terdapat ruangan yang dinamakan Kantor Koneng yaitu ruang kerja Raja Sumenep yang saat ini difungsikan sebagai museum dan di dalamnya terdapat beberapa koleksi peralatan rumah tangga keraton. Kantor koneng ini di buat pada jaman pemerintahan Sultan Abdurrahman Pakunataningrat dengan warna keseluruhan yaitu berwarna kuning sesuai dengan namanya. Dahulu ruang ini dijadikan sebagai tempat rapat-rapt rahasia para pejabat tinggi Keraton.
Pada bagian halaman belakang keraton di sebelah timur terdapat sebuah dapur dan di sebelah baratnya berdiri bangunan yang di sebut sisir yaitu tempat tidur para pembantu keraton, emban dan dayang-dayang puteri Adipati sedangkan di sebelah baratnya terdapat sebuah sumur.
Komplek keraton Sumenep posisinya menghadap ke arah selatan, hal ini berhubungan dengan legenda laut selatan tentang Nyai Roro Kidul yang konon merupakan isteri dari Sultan Agung yang bersemayam/bertahta di Segoro Kidul (Lautan Indonesia).
Bagi pengunjung yang ingin membeli oleh-oleh khas Keraton Sumenep di tempat ini terdapat toko Souvenir dengan berbagai kerajinan tangan, adapun letak toko ini berada di sebelah selatan Taman Sare.
Bila kita telah puas menikmati berwisata di Keraton Sumenep, kita dapat melanjutkan wisata ke Masjid Jamik Sumenep yang berada tidak jauh dari Keraton yaitu ke arah barat.

Share artikel ...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*