Home / Bali / Pura Tanah Lot Bali-Pesona Keindahan Pura Di Atas Laut
Foto: wikipedia.com

Pura Tanah Lot Bali-Pesona Keindahan Pura Di Atas Laut

Bali atau yang sering disebut Pulau Seribu Pura karena kuatnya ajaran agama Hindu ini selalu menjadi destinasi wisata favorit bagi wisatawan, baik wisatawan local maupun wisatawan asing. Wisata alamnya menyuguhkan panorama alam yang menakjubka di setiap tempat. Pantai, pura dan tarian yang khas menjadi daya tarik tersendiri bagi pariwisata Bali. Seperti Pura Tanah Lot Bali yang berdiri di atas laut. Berada sekitar 13 km ke arah barat dari pusat kota Bali menuju Tabanan. Atau sekitar 1,5 jam perjalanan dari Bandara Ngurah Rai Bali.

Foto: kabarnusa.com

Foto: kabarnusa.com

Pura Tanah Lot merupakan salah satu objek wisata pura yang memiliki keindahan panorama alam terutama pada saat sunset. Pura ini berdiri diatas batu karang besar tepat berada di pinggir pantai. Terdiri dari 2 pura yang masih digunakan masyarakat Bali untuk menyembah dewa laut. Pura pertama terletak di atas batu besar dan pura kedua terletak di atas tebing. Di sebelah utara Tanah Lot juga terdapat pura yang berada di atas tebing karang yang membentuk jembatan penghubung antara pura dengan daratan diberi nama Pura Karang Bolong.

Foto: travelwithbender.com

Foto: travelwithbender.com

Pura ini dibangun pada abad ke-15 Masehi dengan gaya arsitektur Candi Hindu hasil gagasan Dang Hyang Nirartha. Pura Tanah Lot ini masih menjadi bagian dari Pura Dang Kahyangan. Pura ini diberi Tanah Lot yang mempunyai arti batu karang di tengah laut.

Foto: wikipedia.com

Foto: wikipedia.com

Konon katanya ada seorang brahmana dari Jawa bernama Dang Hyang Nirartha yang menyebarkan agama Hindu, namun ditolak keras oleh penguasa Tanah Lot yaitu Bendesa Beraban Sakti. Dang Hyang Nirartha lalu, bertapa di atas batu karang. Semakin lama semakin membuat Bendesa Beraban Sakti lantaran Dang Hyang Nirartha semakin banyak pengikut. Bendesa Beraban Sakti lalu mengusir Dang Hyang Nirartha saat sedang bertapa. Sebelum pergi Dang Hyang Nirartha memindahkan batu karang yang besar ke tengah pantai. Akhirnya setelah Bendesa Beraban Sakti melihat kekuatan Dang Hyang Nirartha, Bendesa Beraban Sakti tidak jadi mengusirnya dan menjadi pengikut Dang Hyang Nirartha. Namun, Dang Hyang Nirartha memilih untuk pergi melanjutkan pengembaraannya. Dan sebelum meninggalkan Tanah Lot, Dang Hyang Nirartha memberikan keris yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit tanaman. Sejak saat itu masyarakat Bali menjadi tentram dan hidup berkecukupan dari hasil pertaniannya. Sampai sekarang keris tersebut masih dikeramatkan, disimpan dan dirawat. Setiap 6 bulan sekali diadakan upacara untuk menghormati keris tersebut.

Tanah_Lot_odalan_ritual

Dari atas pura ini selain kita bisa memandang kemegahan pura di atas laut, kita juga bisa menikmati panorama ombak dan laut yang membentang luas di depan mata kita. Di bawah batu karang terdapat ular putih yang dianggap ular suci penjaga Pura Tanah Lot. Ular laut ini termasuk jinak sehingga, tidak membahayakan saat kita bermain dengan ular tersebut. Selain itu di laut Tanah Lot terdapat sumber mata air tawar yang disebut dengan Air Pabersih. Kita bisa bermain di pantainya yang landai sambil memandang Pura Tanah Lot. Jika kita datang pada saat air laut pasang, kita bisa melihat Pura Tanah Lot seperti terapung.

Foto: wisatamu.com

Foto: wisatamu.com

Karena berada di pinggir laut maka, Tanah Lot ini terserang abrasi baik angin maupun air laut. Hal tersebut menjadikan Tanah Lot ini sering direnovasi untuk perawatan intensifnya demi kenyamanan para umat yang beribadah maupun para wisatawan yang berkunjung. Ada pemecah ombak dan tebing buatan untuk memproteksi Tanah Lot yang diagungkan oleh masyarakat Hindu ini.

Foto: katalogwisata.com

Foto: katalogwisata.com

Dari tempat parkir menuju pura, kita akan menemui banyak toko yang menjual berbagai oleh-oleh, souvenir dan kerajinan khas Bali. Ada juga pedagang makanan dan minuman disepanjang jalan menuju pura.

Foto: manusialembah.blogspot.com

Foto: manusialembah.blogspot.com

Belum ada kendaraan menuju Tanah Lot, untuk sampai di objek wisata tersebut kita harus membawa kendaraan pribadi, menyewa mobil, jasa travel maupun ojek. Kita tidak perlu khawatir akan tersesat karena disepanjang pinggir jalan menuju Tanah Lot terdapat petunjuk yang jelas.

 

HTM: Rp15.000,- per orang

Fasilitas: hotel, penginapan, kamar kecil, warung, toko, area parkir.

Lokasi: Jalan Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, Indonesia

Jam Buka:07.00-19.00 WITA

 

 

Selamat Berwisata…

 

 

Supported by Auto Travel Software
Software Accounting yang dirancang khusus untuk perusahaan Tour & Travel dengan kemampuan dan feature yang memudahkan dalam melaporkan perkembangan bisnis Anda. Juga membantu Anda melakukan pencatatan keuangan dengan mudah, otomatis dan akurat